EATING FRUIT...

It's long but very informative
�
We all think eating fruits means just buying fruits, cutting it and just popping it into our mouths. It's not as easy as you think. It's important to know how and when to eat.
�
What is the correct way of eating fruits?
�
IT MEANS NOT EATING FRUITS AFTER YOUR MEALS! * FRUITS SHOULD BE EATEN ON ANEMPTY STOMACH.
�
If you eat fruit like that, it will play a major role to detoxify your system, supplying you with a great deal of energy for weight loss and other life activities.
�
FRUIT IS THE MOST IMPORTANT FOOD. Let's say you eat two slices of bread and then a slice of fruit. The slice of fruit is ready to go straight through the stomach into the intestines, but it is prevented from doing so.
�
In the meantime the whole meal rots and ferments and turns to acid. The minute the fruit comes into contact with the food in the stomach and digestive juices, the entire mass of food begins to spoil....
�
So please eat your fruits on an empty stomach or before your meals! You have heard people complaining — every time I eat watermelon I burp, when I eat durian my stomach bloats up, when I eat a banana I feel like running to the toilet, etc — actually all this will not arise if you eat the fruit on an empty stomach. The fruit mixes with the putrefying other food and produces gas and hence you will bloat!
�
Graying hair, balding, nervous outburst, and dark circles under the eyes all these will NOT happen if you take fruits on an empty stomach.
�
There is no such thing as some fruits, like orange and lemon are acidic, because all fruits become alkaline in our body, according to Dr. Herbert Shelton who did research on this matter. If you have mastered the correct way of eating fruits, you have the Secret of beauty, longevity, health, energy, happiness and normal weight.
�
When you need to drink fruit juice - drink onlyfresh fruit juice, NOT from the cans. Don't even drink juice that has been heated up. Don't eat cooked fruits because you don't get the nutrients at all. You only get to taste. Cooking destroys all the vitamins.
�
But eating a whole fruit is better than drinking the juice. If you should drink the juice, drink it mouthful by mouthful slowly, because you must let it mix with your saliva before swallowing it. You can go on a 3-day fruit fast to cleanse your body. Just eat fruits and drink fruit juice throughout the 3 days and you will be surprised when your friends tell you how radiant you look!
�
KIWI: Tiny but mighty. This is a good source of potassium, magnesium, vitamin E & fiber. Its vitamin C content is twice that of an orange.
�
APPLE: An apple a day keeps the doctor away? Although an apple has a low vitamin C content, it has antioxidants & flavonoids which enhances the activity of vitamin C thereby helping to lower the risks of colon cancer, heart attack & stroke.
�
STRAWBERRY: Protective Fruit. Strawberries have the highest total antioxidant power among major fruits & protect the body from cancer-causing, blood vessel-clogging free radicals.
�
ORANGE : Sweetest medicine. Taking 2-4 oranges a day may help keep colds away, lower cholesterol, prevent & dissolve kidney stones as well as lessens the risk of colon cancer.
�
WATERMELON: Coolest thirst quencher. Composed of 92% water, it is also packed with a giant dose of glutathione, which helps boost our immune system. They are also a key source of lycopene — the cancer fighting oxidant. Other nutrients found in watermelon are vitamin C & Potassium.
�
GUAVA & PAPAYA: Top awards for vitamin C. They are the clear winners for their high vitamin C content.. Guava is also rich in fiber, which helps prevent constipation. Papaya is rich in carotene; this is good for your eyes.
�
Drinking Cold water after a meal = Cancer! Can u believe this?? For those who like to drink cold water, this article is applicable to you. It is nice to have a cup of cold drink after a meal. However, the cold water will solidify the oily stuff that you have just consumed. It will slow down the digestion. Once this 'sludge' reacts with the acid, it will break down and be absorbed by the intestine faster than the solid food. It will line the intestine. Very soon, this will turn into fats and lead to cancer. It is best to drink hot soup or warm water after a meal.
�
A serious note about heart attacks HEART ATTACK PROCEDURE': (THIS IS NOT A JOKE!) Women should know that not every heart attack symptom is going to be the left arm hurting. Be aware of intense pain in the jaw line. You may never have the first chest pain during the course of a heart attack. Nausea and intense sweating are also common symptoms. Sixty percent of people who have a heart attack while they are asleep do not wake up. Pain in the jaw can wake you from a sound sleep. Let's be careful and be aware. The more we know the better chance we could survive.
�
A cardiologist says if everyone who gets this mail sends it to 10 people, you can be sure that we'll save at least one life.
Read this....It could save your life!!
Pada setiap
Jumaat, selepas selesai menunaikan solat Jumaat, seorang Imam
dan anaknya
yang berumur 7 tahun akan berjalan menyusuri jalan di
kota itu
dan
menyebarkan risalah bertajuk "Jalan-jalan Syurga" dan beberapa karya
Islamik
yang lain.
Pada satu Jumaat yang indah, pada ketika Imam dan anaknya itu
hendak keluar
seperti biasa meghulurkan risalah-risalah Islam itu, hari itu
menjadi amat
dingin dan hujan mulai turun.
Anak kecil itu mula
membetulkan jubahnya yang masih kering dan panas dan
seraya berkata "Ayah!
Saya dah bersedia"
Ayahnya terkejut dan berkata "Bersedia untuk apa?".
"Ayah bukankah ini
masanya kita akan keluar menyampaikan risalah
Allah"
"Anakku! Bukankah sejuk keadaan di luar tu dan hujan juga agak
lebat"
"Ayah bukankah masih ada manusia yang akan masuk neraka walaupun
ketika
hujan turun"
Ayahnya menambah "Ayah tidak bersedia hendak
keluar dalam keadaan cuaca
sebegini"
Dengan merintih anaknya merayu
"Benarkan saya pergi ayah?"
Ayahnya berasa agak ragu-ragu namun
menyerahkan risalah-risalah itu kepada
anaknya "Pergilah nak dan
berhati-hatilah. Allah bersama-sama kamu!"
"Terima kasih Ayah" Dengan
wajah bersinar-sinar anaknya itu pergi meredah
hujan dan susuk tubuh kecil
itu hilang dalam kelebatan hujan itu.
Anak kecil itu pun menyerahkan
risalah-risalah tersebut kepada sesiapa pun
yang dijumpainya. Begitu juga dia
akan mengetuk setiap rumah dan memberikan
risalah itu kepada
penghuninya.
Setelah dua jam, hanya tinggal satu saja risalah
"Jalan-jalan Syurga" ada
pada tangannya. DIa berasakan tanggungjawabnya tidak
akan selesai jika masih
ada risalah di tangannya. Dia berpusing-pusing ke
sana dan ke mari
mencari
siapa yang akan diserahkan risalah terakhirnya itu namun gagal.
Akhirnya dia ternampak satu rumah yang agak terperosok di jalan itu dan
mula
mengatur langkah menghampiri rumah itu. Apabila sampai sahaja anak itu
di
rumah itu, lantas ditekannya loceng rumah itu sekali. Ditunggunya
sebentar
dan ditekan sekali lagi namun tiada jawapan. Diketuk pula pintu itu
namun
sekali lagi tiada jawapan. Ada sesuatu yang
memegangnya daripada pergi,
mungkin rumah inilah harapannya agar risalah ini
diserahkan. Dia mengambil
keputusan menekan loceng sekali lagi. Akhirnya
pintu rumah itu dibuka.
Berdiri di depan pintu adalah seorang perempuan
dalam lingkungan 50an.
Mukanya suram dan sedih. "Nak, apa yang makcik boleh
bantu?"
Wajahnya bersinar-sinar seolah-olah malaikat yang turun dari
langit.
"Makcik, maaf saya mengganggu, saya hanya ingin menyatakan yang
ALLAH amat
sayangkan makcik dan sentiasa memelihara makcik. Saya datang ini
hanya
hendak menyerahkan risalah akhir ini dan makcik adalah orang yang
paling
bertuah". Dia senyum dan tunduk hormat sebelum melangkah
pergi.
"Terima kasih nak dan Tuhan akan melindungi kamu" dalam nada yang
lembut
Minggu berikutnya sebelum waktu solat Jumaat bermula, seperti
biasa Imam
memberikan ceramahnya. Sebelum selesai dia bertanya
"Ada sesiapa
nak
menyatakan sesuatu"
Tiba-tiba sekujur tubuh bangun dengan perlahan
dan berdiri. Dia adalah
perempuan separuh umur itu. "Saya rasa tiada sesiapa
dalam perhimpunan ini
yang kenal saya. Saya tak pernah hadir ke majlis ini
walaupun sekali. Untuk
pengetahuan anda, sebelum Jumaat minggu lepas saya
bukan seorang Muslim.
Suami saya meninggal beberapa tahun lepas dan
meninggalkan saya keseorangan
dalam dunia ini" Air mata mulai bergenang di
kelopak matanya.
"Pada Jumaat minggu lepas saya mengambil keputusan untuk
membunuh diri. Jadi
saya ambil kerusi dan tali. Saya letakkan kerusi di atas
tangga menghadap
anak tangga menuruni. Saya ikat hujung tali di galang atas
dan hujung satu
lagi diketatkan di leher. Apabila tiba saat saya untuk
terjun, tiba-tiba
loceng rumah saya berbunyi. Saya tunggu sebentar, pada
anggapan saya, siapa
pun yang menekan itu akan pergi jika tidak dijawab.
Kemudian ia berbunyi
lagi. Kemudian saya mendengar ketukan dan loceng ditekan
sekali lagi".
"Saya bertanya sekali lagi. Belum pernah pun ada orang yang
tekan loceng ini
setelah sekian lama. Lantas saya melonggarkan tali di leher
dan terus pergi
ke pintu"
"Seumur hidup saya belum pernah saya melihat
anak yang comel itu.
Senyumannya benar-benar ikhlas dan suaranya seperti
malaikat". "Makcik, maaf
saya mengganggu, saya hanya ingin menyatakan yang
ALLAH amat sayangkan
makcik dan sentiasa memelihara makcik" itulah kata-kata
yang paling indah
yang saya dengar".
"Saya melihatnya pergi kembali
menyusuri hujan. Saya kemudian menutup pintu
dan terus baca risalah itu
setiap muka surat. Akhirnya
kerusi dan tali yang
hampir-hampir menyentap nyawa saya diletakkan semula
ditempat asal mereka.
Aku tak perlukan itu lagi".
"Lihatlah, sekarang
saya sudah menjadi seorang yang bahagia, yang menjadi
hamba kepada Tuhan yang
satu ALLAH. Di belakang risalah terdapat alamat ini
dan itulah sebabnya saya
di sini hari ini. Jika tidak disebabkan malaikat
kecil yang datang pada hari
itu tentunya roh saya ini akan berada
selama-lamanya di dalam
neraka"
Tiada satu pun anak mata di masjid itu yang masih kering. Ramai
pula yang
berteriak dan bertakbir ALLAHUAKBAR!
Imam lantas turun
dengan pantas dari mimbar lantas terus memeluk anaknya
yang berada di kaki
mimbar dan menangis sesungguh-sungguh hatinya.
Jumaat ini dikira Jumaat
yang paling indah dalam hidupnya. Tiada anugerah
yang amat besar dari apa
yang dia ada pada hari ini. Iaitu anugerah yang
sekarang berada di dalam
pelukannya. Seorang anak yang seumpama malaikat..
Biarkanlah air mata itu
menitis. Air mata itu anugerah ALLAH kepada
makhlukNya yang penyayang
Panjangkanlah risalah ini. Ingat ALLAH sentiasa menyayangi dan
memelihara
kamu!