Followers

Wednesday, 26 April 2017

Rasullullah ketika sakit

Biar kt ingat lagi kisah Rasullullah ketika sakit:

Assalamualaikum..
Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah SAW sebelum wafat.
Rasulullah SAW telah jatuh sakit agak lama, sehingga kondisi beliau sangat lemah.

Pada suatu hari Rasulullah SAW meminta Bilal memanggil semua sahabat datang ke Masjid. Tidak lama kmdn, penuhlah Masjid dg para sahabat. Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak mendpt taushiyah dr Rasulullah SAW.

Beliau duduk dg lemah di atas mimbar. Wajahnya terlihat pucat, menahan sakit yg tengah dilderitanpya.

Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Wahai sahabat2 ku semua. Aku ingin bertanya, apakah telah aku sampaikan semua kepadamu, bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah satu2nya Tuhan yg layak di sembah?"

Semua sahabat menjawab dg suara bersemangat, " Benar wahai Rasulullah, Engkau telah sampaikan kpd kami bahwa sesungguhnya Allah SWT adalah satu2nya Tuhan yg layak disembah."

Kemudian Rasulullah SAW bersabda:
"Persaksikanlah ya Allah. Sesungguhnya aku telah menyampaikan amanah ini kepada mereka."

Kemudian Rasulullah bersabda lagi, dan setiap apa yg Rasulullah sabdakan selalu dibenarkan oleh para sahabat.

Akhirnya sampailah kepada satu pertanyaan yg menjadikan para sahabat sedih dan terharu.

Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya, aku akan pergi menemui Allah. Dan sebelum aku pergi, aku ingin menyelesaikan segala urusan dengan manusia. Maka aku ingin bertanya kepada kalian semua. Adakah aku berhutang kepada kalian? Aku ingin menyelesaikan hutang tersebut. Karena aku tidak mau bertemu dengan Allah dalam keadaan berhutang dg manusia."

Ketika itu semua sahabat diam, dan dalam hati masing2 berkata "Mana ada Rasullullah SAW berhutang dengan kita? Kamilah yang banyak berhutang kpd Rasulullah".

Rasulullah SAW mengulangi pertanyaan itu sebanyak 3 kali.

Tiba2 bangun seorang lelaki yg bernama UKASYAH, seorang sahabat mantan preman sblm masuk Islam, dia berkata:

"Ya Rasulullah! Aku ingin sampaikan masalah ini. Seandainya ini dianggap hutang, maka aku minta engkau selesaikan. Seandainya bukan hutang, maka tidak perlulah engkau berbuat apa-apa".

Rasulullah SAW berkata: "Sampaikanlah wahai Ukasyah".

Maka Ukasyah pun mulai bercerita:
"Aku masih ingat ketika perang Uhud dulu, satu ketika engkau menunggang kuda, lalu engkau pukulkan cambuk ke belakang kuda. Tetapi cambuk tsb tidak kena pada belakang kuda, tapi justru terkena pada dadaku, karena ketika itu aku berdiri di
belakang kuda yg engkau tunggangi wahai Rasulullah".

Mendengar itu, Rasulullah SAW berkata: "Sesungguhnya itu adalah hutang wahai Ukasyah. Kalau dulu aku pukul engkau, maka hari ini aku akan terima hal yg sama."

Dengan suara yg agak tinggi, Ukasyah berkata: "Kalau begitu aku ingin segera melakukannya wahai Rasulullah."

Ukasyah seakan-akan tidak merasa bersalah mengatakan demikian.

Sedangkan ketika itu sebagian sahabat berteriak marah pd Ukasyah. "Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah. bukankah Baginda sedang sakit..!?"

Ukasyah tidak menghiraukan semua itu. Rasulullah SAW meminta Bilal mengambil cambuk di rumah anaknya Fatimah.

Bilal meminta cambuk itu dari Fatimah, kemudian Fatimah bertanya: "Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal?"

Bilal menjawab dg nada sedih: "Cambuk ini akan digunakan Ukasyah utk memukul Rasulullah"

Terperanjat dan menangis Fatimah seraya berkata:
"Kenapa Ukasyah hendak pukul ayahku Rasulullah? Ayahku sdg sakit, kalau mau mukul, pukullah aku anaknya".

Bilal menjawab: "Sesungguhnya ini adalah urusan antara mereka berdua".

Bilal membawa cambuk tersebut ke Masjid lalu diberikan kepada Ukasyah.
Setelah mengambil cambuk, Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah.

Tiba2 Abu bakar berdiri menghalangi Ukasyah sambil
berkata: "Ukasyah..! kalau kamu hendak memukul, pukullah aku. Aku orang yg pertama beriman dg apa yg Rasulullah SAW sampaikan. Akulah sahabtnya di kala suka dan duka. Kalau engkau hendak memukul, maka pukullah aku".

Rasulullah SAW: "Duduklah wahai Abu Bakar. Ini urusan antara aku dg Ukasyah".

Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah. Kemudian Umar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata:

"Ukasyah..! kalau engkau mau mukul, pukullah aku. Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad, bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya, itu dulu. Sekarang tidak boleh ada seorangpun yg boleh menyakiti Rasulullah Muhammad. Kalau engkau berani menyakiti Rasulullah, maka langkahi dulu mayatku..!."

Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Umar. Ini urusan antara aku dg Ukasyah".

Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah, tiba2 berdiri Ali bin Abu Talib sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW.

Dia menghalangi Ukasyah sambil berkata: "Ukasyah, pukullah aku saja. Darah yg sama mengalir pada tubuhku ini wahai Ukasyah".

Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Ali, ini urusan antara aku dg Ukasyah" .

Ukasyah semakin dekat dg Rasulullah. Tiba2 tanpa disangka, bangkitlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu Hasan dan Husen.

Mereka berdua memegangi tangan Ukasyah sambil memohon. "Wahai Paman, pukullah kami Paman. Kakek kami sedang sakit, pukullah kami saja wahai Paman. Sesungguhnya kami ini cucu kesayangan Rasulullah, dengan memukul kami sesungguhnya itu sama dg menyakIiti kakek kami, wahai Paman."

Lalu Rasulullah SAW berkata: "Wahai cucu2 kesayanganku duduklah kalian. Ini urusan Kakek dg Paman Ukasyah".

Begitu sampai di tangga mimbar, dg lantang Ukasyah berkata:

"Bagaimana aku mau memukul engkau ya Rasulullah. Engkau duduk di atas dan aku di bawah. Kalau engkau mau aku pukul, maka turunlah ke bawah sini."

Rasulullah SAW memang manusia terbaik. Kekasih Allah itu meminta beberapa sahabat memapahnya ke bawah. Rasulullah didudukkan pada sebuah kursi, lalu dengan suara tegas Ukasyah berkata lagi:

"Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju, Ya Rasulullah"

Para sahabat sangat geram mendengar perkataan Ukasyah.
Tanpa ber-lama2 dlm keadaan lemah, Rasulullah membuka bajunya. Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yg sangat indah, sedang bbrp batu terikat di perut Rasulullah pertanda Rasulullah sedang menahan lapar.

Kemudian Rasulullah SAW berkata:
"Wahai Ukasyah, segeralah dan janganlah kamu ber-lebih2an. Nanti Allah akan murka padamu."

Ukasyah langsung menghambur menuju Rasulullah SAW, cambuk di tangannya ia buang jauh2, kemudian ia peluk tubuh Rasulullah SAW seerat-eratnya. Sambil menangis se-jadi2nya,

Ukasyah berkata:
"Ya Rasulullah, ampuni aku, maafkan aku, mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku
melakukannya agar aku dapat merapatkan tubuhku dg tubuhmu.

Seumur hidupku aku ber-cita2 dapat memelukmu. Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka.

Dan sungguh aku takut dengan api neraka. Maafkan aku ya Rasulullah..."

Rasulullah SAW dg senyum berkata:
"Wahai sahabat2ku semua, kalau kalian ingin melihat ahli Surga, maka lihatlah Ukasyah..!"

Semua sahabat meneteskan air mata. Kemudian para sahabat
bergantian memeluk Rasulullah SAW.

Semoga dengan membaca ini bila ada air mata ini membuktikan kecintaan kita kepada kekasih Allah SWT....

Allahumma sholli 'alaa Muhammad.
Allahumma sholli 'alayhi wassalam ...
Semoga Allah Swt. Sll meridloi kita semua, Amin
.

                                                                                    Seluruh dunia mencintai Nabi SAW.

*ALLAHUMMA SHALLI 'ALA MUHAMMAD, WA 'ALA AALI MUHAMMAD,*

YA~ALLAAH     يا الله
YA~RAHMAAN   يا رحمن
YA~RAHIIM    يا رحيم
YA~MALIK     يا ملك
YA~QUDDUUS   يا قدوس

YA~'AZIIZ    يا عزيز
YA~'ALIIM    يا عليم
YA~JABBAAR   يا جبار
YA~GHANIYY   يا غني
YA~LATHIIF   يا لطيف

YA~KHABIIR    يا خبير
YA~AWWAAL     يا أول
YA~AAKHIR    يا آخر
YA~BASHIIR   يا بصير
YA~SHABUUR   يا صبور

YA~SHAMAD    يا صمد
YA~MUJIIBU  يا مجيب
YA~WAAJIDU  يا واجد   
YA~RA'UUF   يا رؤوف
YA~QAADIR   يا قادر

YA~WAAHID   يا واحد
YA~HALIIM   يا حليم
YA~HAYYU    يا حي
YA~QAYYUUM  يا قيوم
YA~SALAAM   يا سلام

YA~JABBAAR   يا جبار
YA~MUTAKABBIR يا متكبر
YA~KHAALIQ   يا خالق
YA~BAARI    يا بارئ
YA~RAZZAAQ   يا رزاق

*Kirim nama ALLAH kepada semua teman Muslim dan INSHAA ALLAH dalam beberapa menit nanti ramai orang bersama sama membaca keindahan nama ALLAH*

Wassalamualaikum wr wb.``

Sunday, 16 April 2017

Mengapa Orang Kafir Sebaik Apapun Tetap Masuk Neraka...?

Geliga otak Dr ZAKIR NAIK, patut pun ramai org masuk Islam

*Mengapa Orang Kafir Sebaik Apapun Tetap Masuk Neraka...?*

*Pemuda Liberal* : Ada serorang yg bukan Islam tapi sangat baik, anti rasuah, bina masjid, rajin bersedekah membantu orang susah.... bila dia meninggal dunia, adakah dia masuk Syurga atau Neraka....?

*Dr. Zakir Naik* : Neraka.....!!

*Pemuda Liberal* : Ooo....tapi dia orang baik. Kenapa masuk Neraka....??

*Dr. Zakir Naik* : Karena dia bukan Islam....

*Pemuda Liberal* : Tapi dia orang baik, banyak membantu orang, bahkan membantu umat Islam sendiri. Malah membantu membina masjid dan banyak membuat amal kebajikan. Jahat betul Tuhan kalau orang sebaik itu dia tetap dimasukkan ke neraka juga..

*Dr. Zakir Naik* : Allah tidak jahat, Allah Maha Adil.

*Pemuda Liberal* : Adil dari segi mana....?

*Dr. Zakir Naik* : Kamu bersekolah sampai ke mana....?

*Pemuda Liberal* : saya ini berkelulusan Master Sains lulusan US , kenapa....?

*Dr. Zakir Naik* : Kenapa perlu kamu mendapat titel Master Sains dari US....?

*Pemuda Liberal* : sebabnya saya study disana, tamat dan menerima ijazah di sana.

*Dr. Zakir Naik* : Ada kamu mendaftar masuk ke Universiti Master Sains US tersebut ...? Kamu mendaftar...?

*Pemuda Liberal* : Ya sudah tentu saya mendaftar tuan..

*Dr. Zakir Naik* : Sekiranya waktu itu kamu tidak mendaftar, tapi kamu tetap datang belajar, hadir kuliah, diam-diam ikut ujian, bahkan kamu mendapat keputusan yang cemerlang, adakah kamu tetap akan dapat ijazah....?

*Pemuda Liberal* : Tidak!! sekalipun dia pintar, dia bukan sebagai mahasiswa, pihak universiti tetap menolak dan tidak mengiktiraf dia.

*Dr. Zakir Naik* : Bererti pihak universiti kamu jahat, kenapa ada orang yang pintar begitu tidak diberi ijazah hanya karena tidak mendaftar.....?

*Pemuda Liberal* : terdiam...😲

*Dr. Zakir Naik* : jadi bagaimana....?

* Liberal* : Ya tidak jahat, itu kan peraturan, salah si mahasiswa kerana tidak mendaftar layaklah bagi dia untuk tidak mendapat pengiktirafan dn ijazah..

*Dr. Zakir Naik* : Nahhhh.....!! kalau kampus pun ada peraturan, apalagi dunia dan akhirat. Kalau *_Syurga diibaratkan ijazah_*, *_Dunia adalah bangku kuliah,_* maka *_Syahadah adalah pendaftaran awalnya._* *Tanpa pendaftaran awal, mustahil kita diakui dan mendapat ijazah, sekalipun kita ikuti kuliah dan mampu melaluinya dengan cemerlang.* Itu adalah peraturan, menerapkannya bukanlah kejahatan, melainkan keadilan.

*Pemuda Liberal* : kembali terdiam, tanpa berkata-kata....🤔

Semoga Allah senantiasa menetapkan iman & Islam kita serta keluarga kita, aamiin..

*Semoga bermanfaat*

Saturday, 15 April 2017

Lelaki yang telah membunuh seramai 99 (sembilan puluh Sembilan) orang manusia

Daripada Abu Said al-Khudri r.a., bahawa Nabiyullah SAW bersabda:

“Sebelum zaman kamu ini, pernah ada seorang lelaki yang telah membunuh seramai 99 (sembilan puluh Sembilan) orang manusia, kemudian dia bertanyakan mengenai perkara itu kepada seorang yang paling alim pada zaman itu. Selepas ditunjukkan kepadanya seorang rahib (pendeta). Dia pun berjumpa rahib tersebut.

Dia memberitahu: “Aku telah membunuh seramai sembilan puluh sembilan orang manusia, adakah taubatku masih diterima?”

Rahib tersebut menjawab: “Tidak!”

Mendengar jawapan itu, dia tidak puas hati, terus naik marah lalu membunuh rahib tersebut dan genaplah jumlah seratus orang manusia yang telah dibunuhnya.

Namun niatnya ingin bertaubat tetap teguh. Tanpa putus asa dia mencari lagi seseorang yang paling alim pada zaman itu. Kemudian lalu ditunjukkan kepadanya seorang yang alim, dia terus berjumpa orang alim tersebut dan berkata: “Aku telah membunuh seramai seratus orang manusia. Adakah taubatku masih diterima?”

Orang alim tersebut menjawab: “Ya! Siapakah yang menghalang seseorang dari bertaubat?”

“Sekarang, pergilah kamu ke tempat ini dan ini, kerana di sana terdapat ramai orang yang beribadah kepada Allah. Kamu beribadatlah kepada Allah bersama mereka dan jangan pulang ke tempat kamu kerana tempatmu itu adalah tempat yang teruk.” sambung orang alim itu lagi.

Lelaki tersebut beredar menuju ke tempat yang dinyatakan. Ketika berada di pertengahan jalan, tiba-tiba maut datang menjemputnya dan dia pun meninggal dunia.

Melihat kejadian itu, menyebabkan Malaikat pembawa rahmat dan Malaikat Azab (malaikat yang ditugaskan menyeksa) bertelingkah mengenainya.

Malaikat Rahmat berkata: “Dia datang dalam keadaan sudah bertaubat dan menghadapkan hatinya secara ikhlas kepada Allah.”

Manakala Malaikat Azab pula berkata: “Benar, namun dia tidak pernah melakukan kebaikan.”

Lalu datanglah malaikat lain yang menyerupakan dirinya dalam bentuk manusia. Lalu dia menjadikan dirinya sebagai pemisah antara malaikat-malaikat yang berselisih tadi, iaitu dijadikan hakim pemutusnya untuk mengadili pertengkaran mereka dan untuk menetapkan mana yang betul.

Malaikat itu berkata, “Kalau begitu, ukurlah jarak kamu. Jarak di antara dua tempat, dari sini ke tempat yang ditinggalkan lelaki ini dan ke tempat yang hendak ditujunya; ke tempat mana yang lebih dekat, bererti dialah yang berhak ke atas orang ini.”

Kedua-dua malaikat tersebut lalu sama-sama mengukur dan setelah di ukur, ternyata mereka dapati kedudukan mayat lelaki tersebut lebih hampir dengan tempat tujuannya untuk melaksanakan taubat iaitu tempat yang dihuni oleh orang-orang soleh, beerti ia termasuk di kalangan mereka. Maka akhirnya, lelaki tersebut berhak diambil oleh Malaikat Rahmat.”
(Hadis Riwayat Muttafaq Alaih)

Friday, 14 April 2017

SEMENTARA PINTU SYURGA DI RUMAHMU MASIH TERBUKA

*SEMENTARA PINTU SYURGA DI RUMAHMU MASIH TERBUKA:*

Saya menziarahi seorang kawan yg kematian ibunya yang dijaga selama ini, dia berbisik kepada saya masa bersalam,
"Telah *HILANG lah PINTU SYURGA* di RUMAH saya..."

Saya hanya mengucap takziah dan menyantuninya dengan ajakan untuk bersabar.

Apakah maksud *PINTU SYURGA di RUMAH nya telah HILANG ????*

Ini satu PERKATAAN orang ber ILMU, orang yang MENGETAHUI......

Apa yang disebut oleh kawan saya ini pernah disebut oleh sorang tabi’in  *Iyas bin Mu’awiyah,* yang menangis semahu-mahunya ketika meninggal salah seorang dari orang tuanya.

Apabila ditanya pada beliau,
“Mengapa engkau menangis sedemikian rupa ?"
Maka beliau menjawab,
*“aku tidak MENANGIS karena KEMATIAN,* kerana yang *HIDUP pasti akan MATI....*Akan tetapi yang membuat aku menangis kerana dahulu aku memiliki *DUA PINTU ke SYURGA*...
Tapi hari ini *TERTUTUP*lah *SATU PINTU* dan tidak akan di buka sampai hari Kiamat.

Aku memohon pada *ALLAH swt* agar aku boleh menjaga *pintu SYURGA yang keDUA*

Apa yang disebut oleh Iyas ini adalah berkaitan sabda *Rasulullah SAW* dari *Abu Darda RA* 

*Rasulullah SAW* bersabda:
الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ
*ORANG TUA* ( ibu & ayah) adalah *PINTU SYURGA* paling tengah .

Kamu boleh *SIA-SIA kan* pintu itu atau kamu *MENJAGA nya* . (HR. Ahmad 28276, Turmudzi 2022, Ibn Majah 3794, dan dihasankan Syuaib al-Arnauth).

Jadi kedua *IBUBAPA* kita adalah ibarat *PINTU SYURGA* bagi setiap *ANAK,*
dengan maksud jika kita *BERKHIDMAT dan BERBUAT BAIK* kpd *KEDUA* nya, maka *ALLAH* akan beri ganjaran *SYURGA, tapi siapa yg *MENSIA-SIA kan PELUANG* ini, akan *TERLEPAS lahPELUANG* ke *SYURGA*

Bahkan mereka itu *CELAKA*

*Rasulullah SAW* bersabda,
*CELAKA, CELAKA, CELAKA*

Lalu ditanyakan pada *Baginda,* *SIAPA* (yang celaka)
wahai *Rasulullah ??*
Maka *Baginda* bersabda :
*"SIAPA* saja yang menjumpai *KEDUA ORANG-TUA*nya, baik *SALAH SATU atau KEDUA-DUA*nya *di KALA mereka LANJUT USIA,* akan *TETAPI* (perjumpaan tersebut) tidak memasukkannya ke *syurga* . *(HR. Muslim)*

Saya nak mengajak kamu semua agar *TIDAK MENSIA-SIA kan* peluang *PINTU SYURGA* yang ada di *RUMAH kamu*, *LEBIH- LEBIH* lagi jika *USIA KEDUA ORG TUA* telah lanjut, *MELANGKAH* lah ke *PINTU* itu dengan *BERBUAT BAIK* kpd *KEDUAnya* .
Sebelum kita *meninjau KELUAR untuk mencari SYURGA...*

JANGAN *abaikan PINTU SYURGA* yg diibarat kepada *IBUBAPA* yang *ALLAH KURNIAkan* dirumah kita .

Dalam hidup kita, *ALLAH* buka banyak kesempatan untuk ke *SYURGA,* samada kita *SEDAR atau TIDAK MAHU meREBUT*nya.

Kemudian *ALLAH* ambil balik *SATU demi SATU* peluang ini,

Maka *TERTUTUP lah SATU demi SATU* kesempatan untuk ke *SYURGA* melalui pintu *KETAATAN* keatas *IBUBAPA* kita.

*MEREKA yang LALAI dengan DUNIA*nya tidak akan terasa apa-apa dengan *TERTUTUP nya PINTU SYURGA* untuknya, tetapi mereka yang mengetahui, seperti SAHABAT saya ini, akan melihat *KEMBALI nya IBU atau BAPA* bagai *TERTUTUP* nya *PINTU SYURGA di RUMAH nya .*

Santuniah *IBUBAPA* mu sementara mereka *MASIH ADA,* (sementara *PINTU SYURGA di RUMAH* mu *MASIH TERBUKA )*
____________________________
SHARE KEPADA ADIK BERADIK, SAHABAT HANDAI KALIAN SEBAGAI INGATAN. SEMOGA KITA MENJADI ANAK YANG SOLEH/SOLEHAH.
INSYAALLAH, AAMIIN

SEMOGA BERMANAFAAT

Monday, 10 April 2017

Jenaka Ustaz Azhar .....


Kadang-kadang Allah hantar seekor kucing untuk menjadi guru dan menguji kita supaya kita muhasabah.
Jika seekor kucing datang meminta makanan, tapi kita halau dia, itu tanda kita kedekut dengan rezki yang
Allah beri pada kita. Padahal kucing tu minta sedikit sahaja dari sisa makanan kita. Kita ada duit beribu-ribu, apa ruginya beli sebungkus nasi beri pada kucing. Kadang-kadang kucingbawa lari
seekor ikan kembong yang kita beli di pasar. Anggaplah itu rezeki untuk kucing tu. Tak payahlah kejar kucing tu keliling kampung! Dia bukan ambil semua, seekor saja. Lainlah kalau kucing tu bawa lari peti sejuk, boleh la kejar sebab mahal.Kita cita-cita nak syurga firdaus, tapi kita kedekut pahit.
Muhasabahlah diri kita.Jika nak jadi cepat kaya, murah rezeki,panjang umur, dan terang dalam kubur nanti, selalulah kita beri makan pada binatang. Setiap makanan kita beri makan binatang itu dikira sedekah.
( Ustaz Azhar Idrus)
Rasulullah SAW
bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah
tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala."(HR. Al- Bukhari)
ㅤ  ㅤ  ❤ㅤ  ❤    ❤
ㅤ♥    Subhanallah  ♥
♥    Alhamdulillah        ♥
♥     Lailahaillallah.      ♥
ㅤ♥    Allahuakbar   ♥
ㅤ ㅤ  ❤ ㅤ  ❤     ❤
Share msg ini... kalau anda bukan dari golongan yg kedekut ..👍 👍 👍

Sunday, 9 April 2017

Laut ini...

Seorang pemuda  kehilangan kasutnya di laut, lalu dia menulis di pinggir pantai...
*LAUT INI PENCURI...*

Tak lama datanglah nelayan yang membawa hasil tangkapan ikan begitu banyak, lalu dia menulis di pantai...
*LAUT INI BAIK HATI...*

Seorang pemuda tenggelam di lautan lalu ibunya menulis di pantai,
*LAUT INI PEMBUNUH...*

Tak lama datanglah Seorang lelaki yang menemukan sebongkah mutiara di dalam lautan, lalu dia menulis di pantai..
*LAUT INI PENUH BERKAT...*

Kemudian datanglah ombak besar dan menghapus semua tulisan di pantai itu !!!

Maka ...
*JANGAN RISAUKAN KATA-KATA ORANG, KERANA SETIAP ORANG MEMBACA DUNIA DENGAN PEMAHAMAN DAN PENGALAMAN YANG BERBEZA.*

Teruslah melangkah, selama engkau di jalan yang baik.

Meski terkadang kebaikan tidak sentiasa dihargai.

Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun, Kerana yang menyukai mu tidak perlu tahu tentang semua kebaikan yg kamu lakukan

Dan yang membenci mu tidak percaya tentang kebaikan yg masih ada pd dirimu.

Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi tentang siapa yang mahu berbuat baik dan sentiasa memperbaiki diri. Hari ini dan semalam adalah hari yg berbeza. Pintu taubat sentiasa terbuka untuk hambaNya.

*Kita Bukan Siapa Siapa Untuk Menilai Siapa Siapa*

Eratkan silaturahim,
Walau sekadar berdoa untuk semua sahabatmu.

Ketika kita menanam padi, rumput pun ikut tumbuh..
Tapi ketika kita menanam rumput, tidak pernah padi turut tumbuh..

Dalam kita melakukan “ kebaikan ”, kadang-kadang ada yang buruk turut ikut sama..

Tapi Ketika kita melakukan “ keburukan ”, tidak ada kebaikan turut ikut serta..

Jangan bosan untuk berbuat baik walaupun kadang-kadang kita tidak sempurna.

Jika melawat ke hospital, kita akan menyedari bertapa berharganya nikmat kesihatan.Jika melawat ke penjara, kita akan menyedari bertapa besarnya nikmat kebebasan.Jika kita ke kubur, kita akan menyedari bertapa berharganya nikmat hidup.Pesakit akan keluar wad bila sakitnya sembuh. Manakala banduan akan keluar penjara bila tamat tempoh hukumannya.Tetapi kubur TIADA JALAN KELUAR. Sentiasalah ingat mati, seperti esok kita akan mati.

Saturday, 8 April 2017

KHASIAT DAUN PISANG

Assalamualaikum.                           *KHASIAT DAUN PISANG*

Selain dari daun KETUM..
*DAUN PISANG*
Daun pisang boleh menyembuhkan berbagai macam gejala2 penyakit seperti ;
              
1. Perut pedih
2. Bepeluh
3. Badan ketar
4. Kurang konsentrasi
5. Pening/sakit kepala
6. Mata berkunang-kunang
7. Tidak bertenaga
    
Cara2nya :

Ambil daun pisang lalu
letak nasi secukupnya , ikan masin, petai jerok, tauhu, kerabu pucok paku, sambal belacan ikan tawar. Lebih molek di tambah daging masak gulai atau ayam bakar....

Maka gejala yang ada spt di atas akan dapat di atasi.

SELAMAT MENCUBA..
Indahnya berkongsi pengalaman..😂😂😂 salam pagi jumaat.